KENDARI — Universitas Mandila Waluya (UMW) menggelar upacara wisuda dan pelepasan mahasiswa angkatan terbaru pada Senin, 21 April 2026, di kompleks Portal Utama kampus yang terletak di pusat kota Kendari. Acara bergengsi ini menjadi momentum istimewa bagi 1.247 mahasiswa dari berbagai program studi untuk menutup babak akademik dan memulai karir profesional di era digital.
Rangkaian acara wisuda dimulai pagi hari dengan upacara serah terima ijazah dari pihak rektorat kepada setiap lulusan. Prosesi berjalan meriah dengan dihadiri ribuan keluarga besar mahasiswa, dosen, karyawan administratif, serta sejumlah pejabat pendidikan dari pemerintah daerah Sulawesi Tenggara. Suasana penuh haru biru mendominasi atmosphere kampus ketika setiap lulusan dengan berbusana toga berwarna hitam melewati podium penerima ijazah sambil diiringi lantunan musik klasik dari orkestra kampus.
Ketua Panitia Wisuda Periode April 2026, Dr. Andi Pratama, S.E., M.B.A., menyatakan bahwa persiapan acara ini melibatkan seluruh elemen kampus selama kurang lebih tiga bulan sebelumnya. “Kami memastikan bahwa setiap detail acara wisuda ini mencerminkan keunggulan dan profesionalisme Universitas Mandila Waluya. Lulusan kami diharapkan tidak hanya menjadi sarjana bergelar, tetapi juga individu yang memiliki integritas, keterampilan, dan dedikasi untuk mengembangkan bangsa,” ujar Dr. Andi Pratama dalam kesempatan sidang dewan rektorat sehari sebelum pelaksanaan wisuda.
Dari total 1.247 lulusan yang dilepas pada periode ini, sebanyak 687 lulusan berasal dari Fakultas Teknik dan Ilmu Pengetahuan Alam, 380 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan sisanya 180 lulusan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora. Distribusi lulusan ini menunjukkan komitmen UMW dalam menghadirkan tenaga profesional di berbagai sektor industri yang sedang berkembang pesat di Indonesia, khususnya di kawasan timur.
Pencapaian Akademik yang Membanggakan
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Mandila Waluya, Prof. Dr. H. Suryanto, M.Si., menyoroti prestasi akademik yang telah dicapai oleh para lulusan. Menurutnya, terdapat 47 lulusan dengan status cum laude (dengan pujian), 156 lulusan dengan predikat memuaskan, dan sisanya lulus dengan memuaskan. Prestasi ini merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras para mahasiswa selama menjalani masa studi di UMW.
“Lulusan-lulusan kami telah melalui proses pembelajaran yang komprehensif, mulai dari perkuliahan teoritis, praktikum laboratorium, hingga magang industri. Mereka dilengkapi dengan hard skills dan soft skills yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja modern. Saya yakin bahwa para lulusan ini akan menjadi asset berharga bagi institusi tempat mereka bekerja,” jelas Prof. Suryanto dalam pidato orasi rector yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit.
Rektor UMW juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap transformasi digital dan industri 4.0. Beliau menyarankan agar para lulusan terus mengembangkan kemampuan dalam bidang teknologi informasi, data science, dan artificial intelligence untuk dapat bersaing di era globalisasi. “Dunia kerja terus berubah dengan cepat. Saya mendorong setiap lulusan untuk tidak pernah berhenti belajar dan selalu update dengan perkembangan teknologi terkini,” tambahnya.
Kualitas Pembelajaran yang Terus Ditingkatkan
Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Bambang Sutrisno, Ph.D., menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran telah menjadi fokus utama UMW dalam beberapa tahun terakhir. Investasi infrastruktur pendidikan, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, serta rekrutmen dosen berpengalaman internasional telah dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami telah bermitra dengan lebih dari 50 institusi pendidikan ternama di luar negeri untuk program pertukaran mahasiswa dan dosen. Selain itu, kami juga memperkuat kolaborasi dengan industri melalui program magang dan penelitian terapan. Hal ini bertujuan agar lulusan kami tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktis yang dibutuhkan dunia kerja,” ungkap Dr. Bambang Sutrisno.
Koordinator Hubungan Alumni dan Kemitraan Industri UMW, Ir. Siti Nurhaliza, M.Eng., menambahkan bahwa universitas telah membangun jaringan yang kuat dengan berbagai perusahaan multinasional dan lokal. “Kami telah menyiapkan pusat karir di kampus yang secara aktif membantu para lulusan dalam mencari peluang kerja. Database lowongan pekerjaan kami diupdate setiap hari oleh lebih dari 200 perusahaan mitra. Hingga saat ini, tingkat penempatan kerja lulusan UMW mencapai 92 persen dalam waktu enam bulan setelah kelulusan,” jelas Ir. Siti Nurhaliza.
Momen Kebahagiaan dan Refleksi
Berbeda dengan acara akademik formal, serangkaian kegiatan sosial juga menjadi bagian integral dari perayaan wisuda UMW tahun ini. Pihak kampus menggelar bazar pameran karya mahasiswa, forum diskusi tentang kewirausahaan, serta pemberian penghargaan kepada mahasiswa dan dosen berprestasi.
Salah satu lulusan cum laude dari Program Studi Teknik Informatika, Muhammad Reza Aditya, 23 tahun, mengungkapkan perasaannya yang campur aduk saat menjalani upacara wisuda. “Saya merasa bahagia dan juga sedikit sedih. Bahagia karena telah menyelesaikan pendidikan dan siap memasuki dunia kerja, tetapi sedih karena harus meninggalkan kampus dan teman-teman dekat. Namun, saya sangat bersyukur telah belajar bersama dosen-dosen berkualitas di UMW. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga memberikan motivasi untuk terus berkembang,” tuturnya sambil tersenyum lebar.
Adapun lulusan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dwi Kartini, 22 tahun, mengaku telah memiliki penawaran kerja dari sebuah perusahaan multinasional di bidang keuangan. “Saya sangat berterima kasih kepada kampus yang telah mempersiapkan saya dengan baik. Pengalaman magang dan praktik lapangan yang diberikan sangat membantu saya dalam menghadapi wawancara kerja. Saya optimis dapat berkontribusi maksimal di perusahaan tempat saya akan bekerja nanti,” katanya dengan penuh percaya diri.
Fenomena positif lainnya juga terlihat dari beberapa lulusan yang sudah memiliki rencana melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Berdasarkan data dari Biro Akademik UMW, sebanyak 89 lulusan telah diterima untuk melanjutkan program magister di universitas-universitas ternama, baik dalam maupun luar negeri.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Masyarakat
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Moh. Azis Karim, M.Pd., yang hadir dalam acara wisuda, memuji kontribusi UMW dalam menghasilkan tenaga kerja terampil dan profesional. “Universitas Mandila Waluya telah menjadi salah satu institusi pendidikan unggulan di kawasan timur Indonesia. Lulusan-lulusannya tersebar di berbagai sektor industri dan telah menunjukkan kinerja yang memuaskan. Saya berharap UMW terus meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikannya,” tambah Drs. Azis Karim.
Walikota Kendari, Sulkarnain Kambo, S.E., M.M., juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap upacara wisuda UMW. Menurut beliau, universitas ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan sumber daya manusia di kota Kendari dan sekitarnya. “Saya harap para lulusan dapat membawa nilai-nilai luhur dari kampus mereka untuk berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Kendari membutuhkan tenaga-tenaga profesional seperti mereka untuk membangun kota yang lebih maju dan sejahtera,” pesan Walikota Kendari.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meskipun pencapaian akademik terlihat memuaskan, Rektor Universitas Mandila Waluya juga mengakui adanya tantangan yang harus dihadapi di masa depan. Persaingan global yang semakin ketat, perubahan struktur pasar kerja akibat otomasi, serta meningkatnya ekspektasi kualifikasi profesional menuntut UMW untuk terus berinovasi.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui integrasi teknologi digital, pengembangan program studi yang responsif terhadap kebutuhan industri, dan penguatan penelitian inovatif. Kami juga akan memperluas jejak alumni di tingkat nasional dan internasional untuk memperkuat positioning UMW sebagai universitas kelas dunia,” tutur Prof. Suryanto dengan penuh determinasi.
Dalam konteks ini, UMW juga telah mengumumkan rencana pembangunan infrastruktur akademik baru, termasuk gedung penelitian bergengsi senilai 150 miliar rupiah yang akan dioperasionalkan pada tahun 2027. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kegiatan penelitian mahasiswa dan dosen dalam menghadapi tantangan global.
Penutup
Acara wisuda dan pelepasan mahasiswa Universitas Mandila Waluya periode April 2026 yang berlangsung pada 21 April lalu telah menjadi bukti nyata dari komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi. Dengan 1.247 lulusan yang siap terjun ke dunia kerja, UMW terus memainkan peran penting dalam membentuk masa depan tenaga kerja profesional Indonesia.
Para lulusan ini dibekali bukan hanya pengetahuan akademik, tetapi juga karakter dan nilai-nilai moral yang kuat untuk menjadi pemimpin masa depan. Dukungan dari pemerintah daerah, industri, dan masyarakat luas menjadi kekuatan tambahan bagi UMW untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Seiring dengan berakhirnya upacara wisuda, dimulailah perjalanan baru bagi para lulusan untuk membuktikan kompetensi dan dedikasi mereka di dunia kerja yang lebih luas. Universitas Mandila Waluya berharap bahwa setiap lulusan dapat menjadi duta institusi yang baik dan terus menjaga semangat pembelajaran seumur hidup untuk adaptasi dengan perubahan zaman.